Book Review

Review Buku “A Gift Chapter 1 & 2” oleh Bunda Kaska

Assalaamu’alaikum..

Review buku Bunda Kaska ini sebenarnya sudah pernah ditulis sebelumnya, tapi karena penyakit cerobohku yang belum hilang, jadinya nggak sengaja terhapus, dan nggak ada tab Undo di sana 😦

Buku ini adalah hadiah dari sepupu nun jauh di negeri utara sana, Kak Iie. And yes, she’s on blog too, go visit her here

Buku ini bisa dibilang “ringan” tapi mampu memotivasi. Banyak sentilan yang terkesan sederhana tapi kaya makna. Bunda Kaska adalah seorang ibu dari 6 orang anak yang dikenal melalui status-statusnya di media sosial Facebook. Buku ini terdiri dari dua chapter yang berisi status Facebook Bunda Kaska semenjak tahun 2015. Mulai dari cerita mengenai pengalamannya menjadi mahasiswa entrepreneur, menjadi ibu rumah tangga merangkap usahawan, pengalamannya menjadi ibu-ibu “kekinian” dengan segala macam godaannya, berkah ketika menghindari riba, hingga perjalanan hijrahnya yang tidak mudah.

Cara bercerita Bunda Kaska yang kesannya informal namun cukup menohok di beberapa bagian, dan menyentuh di bagian yang lain menjadi hal yang khas dari buku ini. Melalui buku ini, aku merasa keciiiiiil sekali dibanding dengan wanita lain di luar sana, seperti Bunda Kaska ini. Nggak ada apa-apanya flu ringan yang aku keluhkan kemarin karena tidak bisa bernapas lega dibanding kejadian yang dialami oleh Bunda Kaska ketika anaknya sakit dan kemudian dipanggil ke haribaanNya. Innalillaahi wainna ilaihi roji’un. Namun, isi cerita di buku ini tak hanya mengenai pengalaman sedih saja, tapi juga berisi pengingat bagi diri bahwa tidak ada yang abadi, kembali pulang ke haribaanNya adalah hal yang pasti. Kita di dunia ini hanya menumpang sebentar, untuk kemudian mempertanggungjawabkan setiap perbuatan. Akhirat tujuan pasti. Wallahua’lam.

Mudah-mudahan nanti akan ada chapter-chapter selanjutnya dengan dalil dan sumber yang lebih jelas, sehingga kita yang membaca merasa lebih yakin sekaligus mentadabburi sumber tersebut.

Mengutip tulisan Bunda Kaska pada buku A Gift #Chapter2 halaman 38:

 Ajarkan anak:

—Menjaga shalat awal waktu—

—Menjaga zikir pagi petang—-

Janji Allah SWT pasti benar.

Allah SWT akan jaga orang yang menjaga shalatnya di awal waktu.

Allah SWT juga akan menjaga orang yang mengamalkan zikir pagi petang dari segala kejahatan.

—Rumah kita harus hidup amalan—

Jangan dijadikan sekadar tempat tidur, makan , nonton, internetan, dll.

Jadikan rumah kita bersinar dengan hidup amalan agama, banyak shalat sunat, banyak tilawah Al-Qur’an, banyak bicara kebesaran Allah.

Allah Maha Melihat dan Maha Mengetahui.

Jadikan rumah sebagai madrasah utama anak-anak kita.

Jadikan diri kita, suami dan anak-anak sebagai penolong-penolong agama Allah. 

Semoga Allah senantiasa menjaga hati dan niat kita, aamiin 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s